Perkawinan Anak Dibawah Umur Sebagai Upaya Menutup Malu (Massampo Siri’) Akibat Hamil Diluar Nikah

Authors

  • Helvira Helvira Magister Ilmu Hukum Universitas Muslim Indonesia
  • Sufirman Rahman Universitas Muslim Indonesia
  • Ahyuni Yunus Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Perkawinan, Anak, Massampo Sirri’, Hamil

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pengajuan permohonan dispensasi nikah setelah berlakukan Perma Nomor 5 Tahun 2019 dan menganalisa pertimbangan hakim dalam menangani perkara tersebut khususnya permohonan Dispensasi Kawin dengan alasan hamil diluar nikah dalam upaya menutup malu (massampo siri) di Pengadilan Agama Sengkang. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan dari dua tipe, yaitu penelitian normative dan penelitian empiris. Berdasarkan penelitian atau hasil pengolahan data menunjukkan bahwa (1) Pengadilan Agama Sengkang telah menerapkan prosedur pengajuan permohonan Dispensasi Kawin sesuai dengan Perma Nomor 5 Tahun 2019. (2) Hakim Pengadilan Agama Sengkang dalam memeriksa dan mengadili perkara Dispensasi Kawin cenderung akan selalu mengabulkan permohonan Dispensasi Kawin karena alasan hamil di luar nikah dengan pertimbangan yang bersandar pada prinsip kemaslahatan dan living law yakni konsep adat siri yang dianut oleh masyarakat Bugis Wajo.

This study aims to determine the implementation of regarding guidelines for the Marriage Dispensation case after the enactment of The Republic of Indonesia’s Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 and to analize the consideration of judges in determining the dispensation of an early marriage particularly the one due to the illegal pregnancy as an effort to cover up the embarrassment (Massampo Siri) at Religious Court in Sengkang.  The research metodh used is a combination of two types, namely normative and empirical research studies.Based on research or data processing results show that : (1) Religious Court in Sengkang has implemented the regarding guidelines for the Marriage Dispensation in accordance with The Republic of Indonesia’s Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 (2) The judges of Religious court in Sengkang when adjudicating the Marriage Dispensation case tend to grant the applicant of The Marrtiage Dispensation  due to the illegal pregnancy in consideration which are based on the common good dan living law is the Bugis consept namely siri

References

Abbas, I., Bunga, M., Salmawati, S., Puji, N. P., & Djanggih, H. (2018). Hak Penguasaan Istri terhadap Mahar Sompa Perkawinan Adat Bugis Makassar (Kajian Putusan PA Bulukumba Nomor 25/Pdt. P/2011/PABlk). Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 20(2), 203-218.

Bastomi, H. (2016). Pernikahan Dini Dan Dampaknya (Tinjauan Batas Umur Perkawinanmenurut Hukum Islam Dan Hukum Perkawinan Indonesia). YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 7(2), 354-384.

Darwis, R., & Dilo, A. U. (2012). Implikasi Falsafah Siri'na Pacce pada Masyarakat Suku Makassar di Kabupaten Gowa. EL HARAKAH Jurnal Budaya Islam, 14(2), 186-225.

Erwinsyahbana, T. (2012). Sistem hukum perkawinan pada Negara hukum berdasarkan pancasila. jurnal ilmu hukum, 3(1), 1-29.

Hadaiyatullah, S. S., & Huda, N. (2020). Praktek Hukum Acara Dispensasi Kawin. ASAS, 12(01), 150-166.

Hardani, S. (2016). Analisis Tentang Batas Umur Untuk Melangsungkan Perkawinan Menurut Perundang-Undangan Di Indonesia. An-Nida', 40(2), 126-139.

Hidayatulloh, H., & Janah, M. (2020). Dispensasi Nikah di Bawah Umur dalam Hukum Islam. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(1), 34-61.

Kusumawati, Y. (2018). Celah Hukum Terjadinya Praktik Perkawinan Di Bawah Umur Dan Tindakan Kondusif Perlindungan Ham. SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 2(1), 36-56.

Romlah, R. (2016). Pembaruan Hukum Keluarga Islam di Indonesia tentang Keabsahan Akad bagi Wanita Hamil. AL-'ADALAH, 13(1), 23-38.

Shufiyah, F. (2018). Pernikahan Dini Menurut Hadis dan Dampaknya. Jurnal Living Hadis, 3(1), 47-70.

Tobroni, F. (2018). Putusan Nomor 74/PUU-XII/2014 dan Standar Konstitusional Dispensasi Perkawinan. Jurnal Konstitusi, 14(3), 573-600.

van Bemmelen, S. T., & Grijns, M. (2018). Relevansi Kajian Hukum Adat: Kasus Perkawinan Anak Dari Masa Ke Masa. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 30(3), 516-543.

Yunus, A. (2020). Hukum Perkawinan dan Itsbat Nikah: Antara Perlindungan dan Kepastian Hukum. Humanities Genius.

Zulfiani, Z. (2017). Kajian Hukum terhadap Perkawinan Anak di Bawah Umur Menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 12(2), 211-222.

Published

2020-10-25