Efektivitas Perlindungan Hak Moral Dan Hak Ekonomi Pencipta Lagu Musik Daerah Di Kota Makassar

Authors

  • Ahmad Ahmad Magister Ilmu Hukum Universitas Muslim Indonesia
  • Syahruddin Nawi Universitas Muslim Indonesia
  • Abdul Qohar Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jlg.v2i2.329

Keywords:

Hak Moral, Hak Ekonomi, Pencipta, Lagu

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis efektivitas perlindungan hak moral dan hak ekonomi Pencipta lagu musik daerah di Kota Makassar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan penelitian hukum normatif empiris. Hasil penelitian bahwa efektivitas perlindungan hak moral dan hak ekonomi pencipta lagu musik daerah di Kota Makassar, telah di temukan hasil kurang efektif di sebabkan banyaknya pelanggaran-pelanggaran hak moral yang dilakukan oleh para pembuat cover song, serta selama ini para pencipta lagu musik daerah dimana karya yang mereka ciptakan tidak sebanding dengan nilai yang mereka terima. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas perlindungan hak moral dan hak ekonomi pencipta lagu musik daerah di Kota Makassar adalah faktor substansi hukum kurang mempengaruhi efektivitas, faktor struktur hukum kurang mempengaruhi efektivitas, faktor budaya hukum mempengaruhi efektivitas, faktor kesadaran hukum mempengaruhi efektivitas, faktor pengetahuan hukum mempengaruhi efektivitas.

The research objective is to analyze the effectiveness of the protection of the moral rights and economic rights of regional music songwriters in Makassar City and the factors that influence it. The research method uses empirical normative legal research. The results of the research show that the effectiveness of the protection of the moral rights and economic rights of regional music songwriters in Makassar City has been found to be ineffective due to the many violations of moral rights committed by cover song makers, and so far the composers of regional music songs where the works what they create is not worth the value they receive. The factors that influence the effectiveness of the protection of the moral rights and economic rights of regional music songwriters in Makassar City are legal substance factors that do not affect effectiveness, legal structure factors do not affect effectiveness, legal culture factors affect effectiveness, legal awareness factors affect effectiveness, legal knowledge factors affect effectiveness.

References

Atsar, A. (2017). Perlindungan Hukum Terhadap Pengetahuan Dan Ekspresi Budaya Tradisional Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ditinjau Dari Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan Dan Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Law Reform, 13(2), 284-299.

Dimyati, A. (2018). Tinjauan Yuridis Terhadap Perlindungan Hak Cipta Dalam Penggunaan Karya Cipta Musik Dan Lagu Karaoke. Hukum Responsif Jurnal Hukum, 7(1), 30-43.

Fadhila, G. (2018). Perlindungan Karya Cipta Lagu Dan/Atau Musik Yang Dinyanyikan Ulang (Cover Song) Di Jejaring Media Sosial Dikaitkan Dengan Hak Ekonomi B Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 1(2), 222-235.

Irnanningrat, S. N. S. (2017). Peran Kemajuan Teknologi Dalam Pertunjukan Musik. INVENSI (Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni), 2(1), 1-8.

Maramis, R. L. (2014). Perlindungan Hukum Hak Cipta Atas Karya Musik dan Lagu dalam Hubungan dengan Pembayaran Royalti. Lex Privatum, 2(2), 116-125.

Miladiyanto, S. (2015). Royalti Lagu/Musik Untuk Kepentingan Komersial Dalam Upaya Perlindungan Hak Cipta Lagu/Musik. Rechtidee, 10(1), 1-17.

Nurita, C. (2018). Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Atas Lagu. Jurnal Hukum Responsif, 5(5), 64-75.

Qamar, N., & Djanggih, H. (2017). Peranan Bahasa Hukum dalam Perumusan Norma Perundang-undangan. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 11(3), 337-347.

Rahma, H., & Nurhayati, Y. (2020). Legalitas Cover Song yang Diunggah ke Akun Youtube. Al-Adl: Jurnal Hukum, 12(1), 77-88.

Zulfikri, Z. (2019). Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Lagu Dalam Bisnis Karaoke (Analisis Yuridis Putusan MA Nomor: 122 PK/Pdt. Sus-HKI/2015). KODIFIKASI, 1(1), 1-38.

Published

2021-02-02