Penegakan Hukum Terhadap Penjualan Pakaian Merek Palsu Di Pasar Senteral Kota Makassar

Authors

  • Wahyudy Falarungi Magister Ilmu Hukum Universitas Muslim Indonesia
  • Hambali Thalib Universitas Muslim Indonesia
  • Syamsuddin Pasamai Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Penegekan Hukum, Penjualan, Pakaian, Merek Palsu

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana Penegakan Hukum Terhadap Penjualan Pakaian Merek Palsu Di Pasar Senteral Kota Makassar dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Penegakan Hukum Terhadap Penjualan Pakaian Merek Palsu Di Pasar Senteral Kota Makassar. Metode Penelitian ini, jika dilihat tipenya maka penelitian empiris. Hasil penelitian menggambarkan bahwa  Penegakan Hukum Terhadap Penjualan Pakaian Merek Palsu Di Pasar Senteral Kota Makassar kurang efektif karena Penyidikan Pelanggaran merek adalah merupakan Delik Aduan sehingga terkadang pemilik merek enggan untuk melaporkan adanya tindak pidana Penjualan Produk Pakaian merek Palsu tersebut. Dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah Struktur hukum,  budaya hukum serta kesadaran hukum masyarakat.

The purpose of this study was to determine and analyze the extent of law enforcement against the sale of fake brand clothing in the Makassar City Senteral Market and to find out and analyze the factors that influence Law Enforcement on the Sale of Counterfeit Brand Clothing in the Makassar City Senteral Market. This research method, if seen its type, is empirical research. The results of the study illustrate that Law Enforcement on the Sale of Counterfeit Brand Clothing in the Makassar City Senteral Market is less effective because the Investigation of Brand Violations is a complaint of complaint so that som.etimes brand owners are reluctant to report criminal acts of Sale of Counterfeit Brand Clothing Products. And the factors that influence it are the legal structure, legal culture and legal awareness of the community

References

Aisyah, I. N., & Setiawan, M. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap Konsumen dan Minat Pembelian Produk Handbag Merek Tiruan (Studi pada Konsumen Wanita di Kota Malang). Jurnal Aplikasi Manajemen, 12(4), 562-571.

Dewi, N. M. I. K., Widiati, I. A. P., & Sutama, I. N. (2020). Implikasi Penjualan Pakaian Bekas Impor bagi Konsumen di Kota Denpasar. Jurnal Interpretasi Hukum, 1(1), 216-221.

Djanggih, H., & Ahmad, K. (2017). The Effectiveness of Indonesian National Police Function on Banggai Regency Police Investigation (Investigation Case Study Year 2008-2016). Jurnal Dinamika Hukum, 17(2), 152-157.

Issamsudin, M. (2018). Efektifitas Perlindungan Konsumen Di Era Otonomi Daerah. Jurnal Hukum Khaira Ummah, 13(1), 287-296.

Marwiyah, S. (2010). Perlindungan Hukum Atas Merek Terkenal. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah, 2(1), 39-50.

Nafri, M. (2018). Perlindungan Hukum Terhadap Pemalsuan Merek Dagang Terkenal Asing Di Indonesia. Maleo Law Journal, 2(1), 52-67.

Paryadi, D. (2018). Pengawasan E Commerce Dalam Undang-Undang Perdagangan Dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(3), 651-669.

Rahman, F. A., NA, I. W., & Silmina, J. M. (2015). Aspek Hukum Regional Branding Dalam Undangundang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek Dan Undangundang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (Studi Kasus Jogja Istimewa Sebagai Brand Daerah Istimewa YOGYAKARTA). Jurnal Penelitian Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 2(3), 178-207.

Santoso, E. (2016). Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Merek Dagang Terkenal Melalui Peran Kepabeanan Sebagai Upaya Menjaga Keamanan dan Kedaulatan Negara. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 5(1), 117-134.

Setiadi, I. (2011). Pengaruh Kualitas Hubungan dan Kinerja Tenaga Penjualan Terhadap Distribusi Selling. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Bisnis, 2(1), 11-22.

Susanto, H. (2008). Hak-hak konsumen jika dirugikan. Visimedia

Published

2020-10-19

How to Cite

Falarungi, W., Thalib, H., & Pasamai, S. (2020). Penegakan Hukum Terhadap Penjualan Pakaian Merek Palsu Di Pasar Senteral Kota Makassar. Journal of Lex Philosophy (JLP), 1(1), 151-162. Retrieved from http://pasca-umi.ac.id/index.php/jlp/article/view/214