Analisis Pengaruh Berbagai Variabel Terhadap Permohonan Dispensasi Pernikahan

Authors

  • Syahruddin Nawi Universitas Muslim Indonesia
  • Salle Salle Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Pengaruh, Permohonan, Dispensasi, Pernikahan

Abstract

Penelitian ini memfokuskan perhatian pada analisis frekuensi pernikahan dini dan pengaruh berbagai variabel terhadap meningkatnya frekuensi permohonan dispensasi Pernikahan di Pegadilan Agama Kota Makassar. Tujuan yakni, untuk mengetahui dan menganalisi frekuensi permohonan dispensasi nikah dan pengaruh berbagai faktor (variable bebas) terhadap meningkatnya permohonan dispensasi pernikahan di Pengadilan Agama Kota Makassar. Tipe penelitian yang digunakan adalah perpaduan penelitian hukum normatif (doctrinal) dan penelitian hukum empiris (non doktrinal). Adapun sumber dan jenis data pada penelitian ini yakni, data primer yang merupakan data mentah yang diperoleh langsung dari responden, sedang data sekunder yakni data berupa dokumen yang sudah diolah dari instansi terkait. Teknik analisis yakni kualitatif dan kuantitatif terhadap hasil penelitian yang dipaparkan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian yakni, bahwa frekuensi permohonan dispensasi pernikahan, terus mengalami peningkatan, sedang faktor yang mempengaruhi yakni, 1) kematangan fisik, 2) budaya, 3) pendidikan, 4) kehamilan diluar nikah, 5) lingkungan, 6) media sosial, 7) ekonomi, 8) kebiasaan, 9) kemudahan proses, 10) biaya rendah dan 11) kesadaran hukum.

This study focuses attention on the analysis of the frequency of early marriages and variable variations on the comparison of the frequency of marriage dispensations in the Religious Courts of Makassar. The purpose is to study and analyze the frequency of marriage dispensation requests and factor variations (independent variables) to requests for marriage assistance in the Makassar City Religious Court. The type of research used is a combination of normative (doctrinal) legal research and empirical (non-doctrinal) legal research. From the sources and types of data in this study, primary data is raw data obtained directly from respondents, while secondary data is data that consists of documents that have been processed from relevant agencies. Qualitative and quantitative analysis techniques of research results are presented in tabular form. The results of the study are, research, renewal, continuous improvement, improvement of factors, namely, 1) physical maturity, 2) culture, 3) education, 4) increase in pregnancy, 5) environment, 6) social media, 7) economy, 8) habits , 9) process convenience, 10) low cost and 11) legal awareness.

References

Abbas, I., Bunga, M., Salmawati, S., Puji, N. P., & Djanggih, H. (2018). Hak Penguasaan Istri terhadap Mahar Sompa Perkawinan Adat Bugis Makassar (Kajian Putusan PA Bulukumba Nomor 25/Pdt. P/2011/PABlk). Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 20(2), 203-218.

Amalia, D. (2017). Pernikahan Dibawah Umur Persepektif Hukum Islam Dan Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. alashriyyah, 3(1), 17-17.

Hanifah, M. (2019). Perkawinan Beda Agama Ditinjau dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Soumatera Law Review, 2(2), 297-308.

Nawi, S. (2014), Penelitian Hukum Normatif versus Penelitian Hukum Empiris, Penerbit Umitoha, Makassar.

Nurhadi, N. (2018). Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Pernikahan (Perkawinan) di Tinjau dari Maqashid Syariah. UIR Law Review, 2(2), 414-414.

Pualam, C. F. (2018). Kekerasan Fisik Yang Dilakukan Oleh Residivis Terhadap Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. SAPIENTIA ET VIRTUS, 3(2), 159-177.

Ridwan, M. S. (2015). Perkawinan Di Bawah Umur (Dini). Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 2(1), 15-30.

Rusydi, I. (2015). Bagian Waris Ayah Dalam Perspektif Ijtihad Shahabat Dan Pasal 177 Instruksi Presiden Nomor: 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 3(2), 245-256.

Santoso, S. (2016). Hakekat Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan, Hukum Islam dan Hukum Adat. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 7(2), 412-434.

Simamora, J. (2014). Tafsir Makna Negara Hukum dalam Perspektif Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jurnal Dinamika Hukum, 14(3), 547-561.

Sholihah, H. (2018). Perbandingan Hak-Hak Anak Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dan Hukum Islam. al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 1(2, July), 88-112.

Subekti, T. (2010). Sahnya Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Ditinjau Dari Hukum Perjanjian. Jurnal Dinamika Hukum, 10(3), 329-338.

Published

2020-05-20

How to Cite

Nawi, S. ., & Salle, S. (2020). Analisis Pengaruh Berbagai Variabel Terhadap Permohonan Dispensasi Pernikahan . Journal of Lex Philosophy (JLP), 1(1), 84-98. Retrieved from http://pasca-umi.ac.id/index.php/jlp/article/view/28