Pengaruh Kontak Erat terhadap Kasus Konfirmasi Covid- 19 di Kota Makassar Tahun 2020

Authors

  • Nursaidah Sirajuddin Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
  • Samsualam Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
  • Haeruddin Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Covid19, kontak erat, Kota Makassar

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 ditetapkan sebagai pandemic Oleh WHO. Makassar menjadi Episentrum COVID-19 di Sulsel dengan jumlah Konfirmasi 1760.  Tujuan Penelitian ini menganalisis pengaruh kontak erat terhadap kasus konfirmasi covid-19 di Kota Makassar Tahun 2020. Metode: Desain penelitian ini adalah crossectional, sampel purposive dengan menggunakan data sekunder Pasien covid-19 di Kota Makassar periode Juni-Juli 2020, sebanyak 334 pasien. Analisis data menggunakan uji chisquare. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh kontak erat terhadap kasus konfirmasi covid-19 di Kota Makassar Tahun 2020, yang dibuktikan dengan hasil uji statistik nilai P = 0,00 lebih kecil bila dibandingkan dengan α pada taraf 0,05 dengan Nilai Odd Rasio 6,802   > 1. Kesimpulan: Terdapat pengaruh kontak erat terhadap kasus konfirmasi covid-19 artinya bahwa kontak erat merupakan faktor risiko Covid-19, paparan kontak erat meningkatkan resiko terkonfirmasi covid-19 6,802 kali dibanding yang tidak ada paparan kontak erat.

Published

2020-12-14

How to Cite

Nursaidah Sirajuddin, Samsualam, & Haeruddin. (2020). Pengaruh Kontak Erat terhadap Kasus Konfirmasi Covid- 19 di Kota Makassar Tahun 2020. Journal of Muslim Community Health, 1(3), 100-110. Retrieved from http://pasca-umi.ac.id/index.php/jmch/article/view/258