Analisis Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Proyek Pembangunan Hunian Tetap Pasca Bencana di Balaroa Kota Palu

DOI:

https://doi.org/10.52103/jfo.v3i2.1636

Keywords:

Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kota Palu, Pasca Bencana, Pembangunan Hunian

Abstract

Pada tahun 2010 menduduki peringkat 52 dari 53 negara di dunia (ILO,2010). Masih menurut ILO, data dari sejumlah negara industri bahwa para pekerja konstruksi memiliki resiko potensi kecelakaan yang mengakibatkan meninggal 3 sampai 4 kali lebih besar (ILO,2010). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang tidak terpisahkan dalam sistem ketenagakerjaan dan sumber daya manusia. K3 tidak saja sangat penting dalam meningkatkan jaminan sosial dan kesejahteraan para pekerjanya akan tetapi jauh dari itu K3 mempunyai dampak positif atas keberlanjutan produktivitas kerja. Penerapan konsep ini tidak boleh dianggap sebagai upaya pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang menghabiskan banyak biaya (cost) perusahaan, melainkan harus dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang yang memberi keuntungan yang berlimpah pada masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian adalah unttuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja proyek pembangunan huntap Balaroa Kota Palu. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat untuk mencari hubungan antar masing-masing variabel. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan K3, penggunaan APD, pengawasan penerapan K3, dan komitmen manajemen dengan kinerja proyek.

Published

2024-01-01