Analisis Kinerja Ruas Jalan Akibat Pembangunan Saluran dan Trotoar Pada Kawasan Jalan Nusantara dan Jalan Sulawesi

Authors

  • Trisna Wahyuni Yunus Magister Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia
  • St. Maryam H Universitas Muslim Indonesia
  • Lambang Basri Said Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Kapasitas, Saluran, Simpang, Trotoar

Abstract

Kegiatan atau aktivitas masyarakat membutuhkan sarana dan prasarana untuk menunjang aktivitas yang dilakukan. Aktivitas di ruas jalan yang menyebabkan kemacetan atau penurunan laju kendaraan misalnya aktivitas perdagangan, pedestrian, adanya tempat wisata, pembangunan konstruksi, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk [1] Menganalisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Saluran Bawah Tanah Jl. Sulawesi dan Trotoar Jl. Nusantara dan [2] Menganalisis kinerja ruas jalan akibat pembangunan Saluran Bawah Tanah Jl. Sulawesi dan Trotoar Jl. Nusantara. Berdasarkan Hasil analisis perhitungan menunjukkan bahwa [1] Derajat Kejenuhan yang terbesar dari tiga hari pengamatan berada pada pendekat Selatan yaitu Jl. Nusantara yaitu rata-rata sebesar 0.775, Derajat Kejenuhan pada pendekat Timur yaitu jalan Tentara Pelajar rata-rata sebesar 0.704 dan Pendekat Utara Jalan Nusantara rata-rata sebesar 0.548. kondisi ini berarti Nilai derajat kejenuhan masih dibawah 0.8 yang diisyaratkan oleh MKJI dan [2] kinerja pelayanan ruas-ruas jalan yang ada di sepanjang Ruas sekitar wilayah studi dan Lokasi studi masih cukup baik. Hal ini diindikasikan dengan nilai derajat kejenuhan (DK) ruas-ruas jalan tersebut yang masih berada di bawah nilai 0,75 dan untuk ruas JL. Sulawesi terdapat nilai DS > 0,75 yang merupakan nilai ambang batas antara kinerja pelayanan jalan yang baik dan yang jelek berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997.

Published

2021-08-24