Perbedaan Pengaruh Ba’ukup dan Tidak Ba’ukup Terhadap Tekanan Darah Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Luhu

Differences in the Effect of Ba'ukup and Not Ba'ukup on Blood Pressure of Postpartum Mothers in the Luhu Health Center Working Area

Authors

  • M Rizal Payapo Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Andi Asrina Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Fairus Prihatin Idris Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v5i2.1631

Keywords:

Postpartum, Ba’ukup, Kondisi

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Masa nifas (postpartum) merupakan masa yang dihitung setelah hari pertama seorang ibu melahirkan hingga 6 minggu atau sekitar 42 hari. Ini menjadi tahapan kritis bagi kesehatan fisik dan mental sang ibu. Karena ibu akan mengalami berbagai perubahan fisik dan mental ketika mengandung bayi dan mengalami stres ketika melahirkan.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perbedaan Pengaruh Tradisi Ba’ukup dan Tidak Ba’ukup Terhadap Tekanan Darah Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Luhu.

Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi komparatif. Populasi sebanyak 160 ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Luhu. Jumlah sampel penelitian sebanyak 32 ibu postpartum yang ada di wilayah kerja Puskesmas Luhu yang diambil dengan menggunakan metode Accidental Sampling.

Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan pengaruh tradisi Ba’ukup dan tidak Ba’ukup terhadap tekanan darah ibu postpartum pada kunjungan pertama (α=0,000). terdapat perbedaan pengaruh tradisi Ba’ukup dan tidak Ba’ukup terhadap tekanan darah ibu postpartum pada kunjungan kedua (α=0,000). Terdapat perbedaan pengaruh tradisi Ba’ukup tidak Ba’ukup terhadap tekanan darahi ibu postpartum pada kunjungan ketiga (α=0, 0,000).

Kesimpulan: Diharapkan tenaga kesehatan dapat memetakan ibu nifas yang melahirkan dengan riwayat komplikasi, resiko tinggi, ataupun persalinan dengan tindakan seksio caesar dan jahitan luka perineum dan melakukan pendampingan bagi ibu postpartum yang melaksanakan tradisi Ba’ukup.

 

ABSTRACT

Background: The postpartum period (postpartum) is the period calculated after the first day a mother gives birth, up to 6 weeks or around 42 days. This is a critical stage for the mother's physical and mental health. Because mothers will experience various physical and mental changes when carrying a baby and experience stress when giving birth.

Method: Type of quantitative research with a comparative study approach. The population is 160 postpartum mothers in the Luhu Community Health Center working area. The total research sample was 32 postpartum mothers in the Luhu Community Health Center working area, taken using the Accidental Sampling method.

Results: The results of this study show that there is a difference in the influence of Ba'ukup and non-Ba'ukup traditions on postpartum maternal blood pressure at the first visit (α=0.000). There is a difference in the influence of Ba'ukup and non-Ba'ukup traditions on postpartum maternal blood pressure at the second visit (α=0.000). There is a difference in the influence of the Ba'ukup and Ba'ukup traditions on postpartum mothers' blood pressure at the third visit (α=0, 0.000).

Conclusion: It is hoped that health workers will be able to map postpartum mothers who give birth with a history of complications, high risk, or give birth by caesarean section and perineal wound sutures and provide assistance to postpartum mothers who carry out the Ba'ukup tradition.

References

World Health Organization. 2015. Trends in maternal mortality: 1990 to 2015. Geneva.

World Health Organization. 2018. World health statistics : Monitoring health for the SDGs. 2018: 227–249

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. “Kondisi Covid-19 Di Indonesia.” In Jakarta: Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Hardhana B, Sibuea F, Widiantini W, editors. Jakarta: Kemenkes RI; 2021:99-100

Nurrizka AR, Wahyono TYM. Disparity of Maternal Mortality in Indonesia: Ecological Study with Spatial Analysis. Jurnal MKMI, 2018 Juni Vol (14) No 2.

Azizah, N. and Rosyidah, R. (2021) ‘Buku Ajar Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui’, Umsida Press, (0), pp. 1–209. doi: 10.21070/2019/978-602-5914-78-2.

Walyani dan Purwoastuti. 2017. Asuhan Kebidanan Masa Nifas Dan Menyusui. Yogyakarta

Mudatsir, M. (2017). Faktor Budaya Dalam Perawatan Ibu Nifas. Jurnal Ilmu Keperawatan,5(1), 36–49

Lesmana, H., Alfianur, A., Utami, P. A., Retnowati, Y., & Darni, D. (2018). Pengobatan tradisional pada masyarakat tidung kota Tarakan: study kualitatif kearifan lokal bidang kesehatan. Medisains, 16(1), 31. https://doi.org/10.30595/medisa ins.v16i1.2161

Rahayu, I. S., Mudatsir, & Hasballah, K. (2017). Faktor Budaya Dalam Perawatan Ibu Nifas. Jurnal Ilmu Keperawatan, 5(1), 39.

Dinkes Provinsi Maluku, Laporan Kinerja Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Tahun 2021

Asrina, A., Payapo, R., Idris, F. C., Palutturi, S., & Mallongi, A. (2023). Health Behavior and Social Support in Postpartum Mothers Treatment in Ba'ukup Tradition in Maluku. Pharmacognosy Journal, 15(3https://www.researchgate.net/publication/372056221_Health_Behavior_and_Social_Support_in_Postpartum_Mothers_Treatment_in_Ba'ukup_Tradition_in_Maluku

Usemahu, kalsum M., Racman, W. A., & Natsir, S. (2013). Perilaku Penggunaan Obat Tradisional Pada Ibu Pasca Melahirkan Di Desa Kailolo Kabupaten Maluku Tengah Traditional MedicineBehavior onMaternal Postpartum in the Village of Kailolo Central of Maluku Bagian Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku FKM Universita. CORE

Pattinasarany, G. M., Nusawakan, A. W., & Probowati, H. (2020). Praktik Tradisional Pada Perawatan Masa Nifas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 324.

Elza, E. F., Andriyani, R., & Megasari, M. (2023). Pemberian Konseling Pada Ibu Nifas Hari Ke 29-42 Menggunakan ABPK di PMB Ernita Kota Pekanbaru Tahun 2022. Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 3(1).

Rini, S., & D, F. K. (2017). Panduan Asuhan Nifas dan Evidence Based Practice. Yogyakarta: Deepublish.

Rengganis, D. (2017). Book Of Sauna : Ungkep Simur Kurung. Yogyakarta.

Batubara, R. P., Ervizal, A. M. Z., Hermawan, R. A., & Umanggor, dan R. T. (2017). Nilai Guna SpesiesTumbuhan Dalam Oukup (Mandi Uap) Masyarakat Batak Karo ( Use Value Of Plant Spesies ForSteam Bath Oukup , Karo ). Media Konservasi, 22(1), 79–86.

Stromme SB, Boushel,et al. Cardiovascular and Respiratory Aspects of Exercise Endurance Training. Blackwell Publishing; P 11-173; United Kingdom: 2013.

Walyani dan Purwoastuti. 2017. Asuhan Kebidanan Masa Nifas Dan Menyusui. Yogyakarta

Astuti, M., Nurfurqoni, F. A., & Wahyuni, S. (2021). Pengaruh Terapi SPA dengan Ramuan Dasemon (Daun Serai Lemon) Terhadap Produksi ASI dan Kualitas Hidup Ibu Post Partum. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(2), 427-435.

Gresty N. M. Masi Julia V. Rottie, 2017. Pengaruh terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi di puskesmas bahu manado. ejournal Keperawatan (e-Kp) Volume 5 Nomor 1, 10 Februari 2017

Sari, Ratrika, dan Anggorowati Anggorowati. 2020. “Intervensi Non Farmakologi untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Postpartum: Kajian Literatur.” Holistic Nursing and Health Science 3(2):59–69. doi: 10.14710/hnhs.3.2.202-0.59-69

Harahap, Wahyuni, dan M. G. Adiyanti. 2017. “Kualitas Tidur Dan Pola Tidur Sebagai Prediposisi Postpartum Blues Pada Primipara.” Jurnal Kesehatan Reproduksi 4(1):50–55.

Potter, A dan Anne G Perry. (2005). Fundamental Keperawatan Buku 1. Jakarta: Salemba Medika........... (2010). Fundamental Keperawatan Buku 2 Edisi 7..Jakarta : Salemba Medika

Aprina, A., Rilyani, R., & Parosaliantika, M. (2021). Pengaruh Postnatal Yoga Terhadap Kualitas Tidur Ibu Postnatal Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Kabupaten Lampung Utara (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarag).

Cortés-Rojas DF, Souza CRFd, Oliveira WP. Clove (Syzygium aromaticum): a precious spice. Asian Pac J Trop Biomed. 2014;4(2):90--6.

Syahdar, S., Tamalene, M., & Hasan, S. (2019). Bakera: Tradition of medicinal plants utilization for therapy, prevention and recovery of diseases in Jailolo Sultanate custom society, Indonesia. Asian Journal Of Ethnobiology, 2(2), 51–57. https:// doi.org/10.13057/asianjethnobiol/ y020201

Abdullah, S. S., Putra, P. P., & Antasionasti, I. (2021). Analisis Sifat Fisikokimia, Farmakokinetik Dan Toksikologi Pada Pericarpium Pala (Myristica Fragransa) Secara Artificial Intelligence. Chemistry Progress, 14(2), 81–92. https://doi.org/10.35799/ cp.14.2.2021.37112

Alfi WN, Yuliwar R. 2018. Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tekanan Darah PasienHipertensi Di Puskesmas MojolanguKota Malang. Jurnal BerkalaEpidemiologi. 6(1): 25-36

Published

2024-03-18

How to Cite

Payapo, M. R., Asrina, A., & Idris, F. P. (2024). Perbedaan Pengaruh Ba’ukup dan Tidak Ba’ukup Terhadap Tekanan Darah Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Luhu: Differences in the Effect of Ba’ukup and Not Ba’ukup on Blood Pressure of Postpartum Mothers in the Luhu Health Center Working Area. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 5(2), 88-98. https://doi.org/10.52103/jahr.v5i2.1631