Pengaruh Pemilihan Situasi Terhadap Kecemasan Pada Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros

The Effect of Situation Selection on Anxiety in Children in the Special Development Institution for Children Class II Maros

Authors

  • Rino Rino Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Andi Asrina Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Andi Nurlinda Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52103/jahr.v5i2.1662

Keywords:

Pemilihan, Situasi, Kecemasan

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis, maupun intelektual. Remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemilihan ituasi terhadap strategi regulasi emosi dan tingkat kecemasan pada anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros tahun 2024.

Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan memakai desain potong lintang (cross sectional study), penelitian ini dilakukan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros pada bulan desember 2023-januari 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 62 anak. Adapun teknik analisis data yang dipakai ialah univariate dan bivariate.

Hasil: Adanya Pengaruh pemilihan situasi terhadap tingkat kecemasan dapat di lihat pada hasil uji t antara pemilihan situasi dengan tingkat kecemasan menunjukkan nilai p value 0,032 < 0,05 yang berarti terdapat pengararuh yang signifikan antar pemilihan situasi terhadap tingkat kecemasan (Ho ditolak dan Ha diterima). Hal tersebut menandakan bahwa mereka suah mampu meregulasi diri mereka dengan baik agar tiadak mengalami kecemasan yang berlebihan.

Kesimpulan: Edukasi merupakan hal penting dilakukan agar apa yang menjadi kebutuhan baik dalam aspek sosial maupun dalam aspek kesehatan bagi anak yang mengalami keterbatasan dalam lembaga.

ABSTRACT

Background: Adolescence is a period of rapid growth and development both physically, psychologically and intellectually. Teenagers are residents in the age range 10-19 years.

Objective: This study aims to analyze the effect of situation selection on emotion regulation strategies and anxiety levels in children at the Class II Maros Special Development Institute (LPKA) in 2024.

Method: This research is a type of quantitative research using a cross-sectional design (cross sectional study), this research was conducted at the Maros Class II Special Development Institute for Children in December 2023-January 2024 with a sample size of 62 children. The data analysis techniques used are univariate and bivariate.

Results: The influence of situation selection on anxiety levels can be seen in the results of the t test between situation selection and anxiety level showing a p value of 0.032 < 0.05, which means there is a significant influence between situation selection on anxiety levels (Ho is rejected and Ha is accepted). This indicates that they have been able to regulate themselves well so that they do not experience excessive anxiety.

Conclusion: Education is an important thing to do so that what is needed both in the social aspect and in the health aspect for children who experience limitations in institutions.

References

WHO. Mental health [Internet]. 2018. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response

Kemenkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehat RI. 2018;53(9):1689–99.

Fitri S, Wahyuni E. Pelatihan Keterampilan Sosial Dalam Mengatasi Kecemasan Sosial Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum Bagi Pembina Lpka Kelas II Jakarta. Pros Semin Nas Pengabdi Kpd Masy [Internet]. 2021;2. Available from: http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm

Sukadana DAP. Pentingnya Kesehatan Mental Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak ( LPKA ) Kelas II. Community Dev J. 2023;4(2):4829–35.

Ningrum MS, Khusniyati A, Ni’mah MI. Meningkatkan Kepedulian Terhadap Gangguan Kesehatan Mental Pada Remaja. Community Dev J J Pengabdi Masy. 2022;3(2):1174–8.

Irmayanti R. Teknik Bermain Peran untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Siswa SD. J Innov Couns Theory, Pract Res [Internet]. 2017;1(2):1–9. Available from: http://journal.umtas.ac.id/index.php/innovative_counseling

Aisyatin Kamila. Psikoterapi Dzikir Dalam Menangani Kecemasan. Happiness, J Psychol Islam Sci. 2022;4(1):40–9.

Agustine EM, Sutini T, Mardhiyah A. Skrining Perilaku Remaja Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung. J Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nurs Journal). 2018;4(1):32–40.

Carlos J. Kecemasan Homoseksual Di Indonesia. Implement Sci. 2014;39(1):1–15.

Diananda A. Psikologi Remaja Dan Permasalahannya. J ISTIGHNA. 2018;1(1):116–33.

Susanti S. Pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang menarche terhadap tingkat kecemasan siswi usia 10-12 tahun dalam menghadapi menarche di SDN Sidomulyo 04 Ungaran Timur Kabupaten Semarang. 2018;

Habibzadeh H, Milan ZD, Radfar M, Alilu L, Cund A. Effects of peer-facilitated, video-based and combined peer-and-video education on anxiety among patients undergoing coronary angiography: Randomised controlled trial. Sultan Qaboos Univ Med J. 2018;18(1):e61–7.

Published

2024-03-21

How to Cite

Rino, R., Asrina, A., & Nurlinda, A. (2024). Pengaruh Pemilihan Situasi Terhadap Kecemasan Pada Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros: The Effect of Situation Selection on Anxiety in Children in the Special Development Institution for Children Class II Maros. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 5(2), 121-127. https://doi.org/10.52103/jahr.v5i2.1662