Analisa Karakteristik Mekanis pada Baja Karbon Medium Akibat Pengelasan Mig

Authors

  • Nobertus Alfred Magister Teknik Mesin Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Halim Asiri Universitas Muslim Indonesia
  • Mardin Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Baja S50c, Karakteristik Mekanis, Pengelasan Mig

Abstract

Pengelasan MIG merupakan salah satu metode penyambungan logam yang menggunakan kawat las pengisi sebagai elektroda terumpan dan gas mulia sebagai gas pelindung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kampuh las terhadap kekuatan tarik dan kekerasan, serta kondisi mikro struktur pada area sambungan baja karbon medium akibat proses pengelasan MIG. Pada penelitian ini menggunakan baja karbon medium S50C sebagai spesimen. Dalam pembentukan spesimen, volume kampuh las dibuat sama. Kemudian untuk spesimen uji tarik dibentuk sesuai standar ASTM E8. Untuk uji kekerasan dilakukan pengujian dengan standar SNI 8388, yaitu Rockwell Test. Untuk mengetahui kondisi struktur mikro, dilakukan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, jenis kampuh yang berbeda menghasilkan sifat mekanik yang berbeda. Tegangan tarik tertinggi ada pada jenis kampuh X dengan nilai 799,64 N/mm2. Untuk nilai kekerasan tertinggi ada pada kampuh I dengan nilai rata-rata pada daerah HAZ 62,20 HRA dan pada logam las 59,40 HRA. Struktur mikro yang terbentuk pada setiap jenis kampuh relatif sama, pada daerah HAZ terbentuk Perlit dan Proeutectoid Ferrite, pada daerah logam las terbentuk Ferrite Accicular, Grain Boundary Ferrite dan Ferrite widmanstatten.

Published

2022-08-08